Selasa, 24 Mei 2011

Mata Dungu. .

Mata dungu. .

Siapa kau patut?

Goresan telapak patah pada sunggingnya ?

Mata bernanah. .

Periiiihh. .

Gumpal - gumpal darah membusuk hampir tetanus.

Mata dungu . .

Apa kau kejar ?

Urai lekat - lekat mahkotanya ?

pintu gudang gulali ?

Ia aspartam.

Pahit bukan ?

Semacam gula dengan empedu busuk di akhir rasanya. .

Mata dungu. .

Kau memang dungu atau apa ?


Minggu, 08 Mei 2011

perempuan abu - abu II. .

Dunia serba ribut.

Sekarang.

Ribut semuanya.

Tikus ribut.

Badak ribut.

Kamu ribut.

Aku tidak.

Tapi ada yang berjatuhan.

Rontok.

Berantakan.

Suranya retak.

Remuk satu - satu.

Ini.

Sepertinya dari sini.

Di dalam sini.

Gudang relung perempuan abu - abu.


Kamis, 07 April 2011

aku ??

Ada disana.

Kurasa hidungku.

Aromanya. .

Atau mataku?

Semua seperti baik - baik saja.

Atau otakku?

Aku belum tahu.

Atau telingaku.

Ah, masih merdu.

Lalu apa?

Ada yang salah.

Analisaku yang rusak?

Bukan aku.

Atau aku?

Karena tidak ada yang bernama

'kamu' , 'anda' , 'engkau' , 'dirimu' .

Tidak ada.

Sudah kupastikan.

Pasti ada yang salah.

Pasti aku.

Bukankah aku?

Kamis, 31 Maret 2011

patah hati itu prestasi :)

Pernah nyadar ga sih, kalo patah hati itu prestasi? Blo'on juga sih kalo saya juga baru nyadar akhir - akhir ini. Makin dipikir lagi, ternyata prestasi itu lebih banyak muncul setelah patah hati.


Emang gitu?


Kalo buat saya sih iya banget. 


Apa hubungannya?


Gini (ehem) . Ketika kamu (tepatnya saya) merasa patah hati, patah semangat, patah aral, patah harapan, patah tulang, patah apa aja deh yang bersumber dari patah hati lagi melanda,pasti ada pelampiasannya. Sebenernya tegantung orangnya juga sih. Tapi kalo yang sering banget saya liat dengan frekuensi paling tinggi adalah melamun ga jelas, makan ga enak, ada juga sih yang lebih jadi enak makan (curhat), males ngapa-ngapain. Paling parah bawaannya pengen mati. Hash, stop it guys !


Daaaan, yang paling sering jadi obat waktu saya patah hati (ini sesi curhat apa ya?) adalah kesibukan yang bejibun. Dengan adanya kesibukan yang bejibunnya stadium akhir ini, otomatis intensitas melamun yang kata anak jaman sekarang bikin 'galau' jadi sedikit berkurang. Jadi lupa kalo patah hati.


Nah, imbasnya jadi perhatian teralihkan buat kegiatan yang supersibuk itu kan? Kegiatan yang supersibuk itu bukannya ga membuahkan hasil. Tapi itulah yang menimbulkan prestasi (prok.prok.prok). Eh, tapi bukan berarti saya jadi nyimpulin : kalo mau berprestasi, sering-seringlah patah hati. Sama sekali engga temaaan.


Malah saya belokin tuh,apa yang biasanya orang cenderung termehek-mehek ketika patah hati, bawaannya pengen mati dengan cara yang sangat tidak menyenangkan dan tidak berperikemanusiaan, menjadi pengen mati dengan cara yang lebih beradab. Toh dengan kalian jadi manusia yang supersibuk banget, ngga usah makan, ngga usah itdur, ntar bakalan mati juga(cetak tebal : don't try this at home,curhatan psikopat -,-')


Jadi ceman - ceman, kaLo ente-ente lagi pada patah hati, buat kesibukan yang positip, bisa jadi juga itu jalan kalian buat sukses plus ngeksis kan? Lebih bagus lagi kalo sibuknya bisa ngehasilin duit. Hwaah, makin patah hati makin kaya deh :D


Minggu, 27 Maret 2011

Bolehkah Tuhan ?

Bolehkah saya Tuhan ?

Boleh saya berhenti sebentar ?

Saya kehabisan air mata.

Saya kehabisan asa.

Saya kehabisan tenaga.

Saya janji saya akan kembali.

Bolehkanlah saya Tuhan. .

Hati saya sudah dehidrasi.

Saya sesungguhnya jera, Tuhan.

Tapi apapun.

Saya akan kembali.

Tuhan, saya istirahat sebentar saja.

Kemudian akan saya pikirkan.

Menghindari yang saya salah lakukan.

Biarkan saya istirahat.

Kamis, 17 Maret 2011

kupu hitam. .

Kupu hitam atas lumut bata rapuh.

Mendengar satu sama lain.

Mencibir tentang mereka yang gelap.

Jenuh.

Bertamu ia pada juluran hitam kelam jelita.

Lantunan asma kuasa dalam hatinya.

Tidak terbangun, belum kurasa.

Sedikit munafik menggelitiknya.

Teleportasi kupu dalam diantara sungai bau.

Merasakan apakah benar.

Apakah ada.

Apakah tahu.

Bahwa semua yang hitam adalah miliknnya.

Rabu, 16 Maret 2011

more than forever :)




Ketika tua merenggut ketakjuban.

Aku disana.

Setidaknya menyangga setiap lipatan.

Menyunggingkannya selalu padamu.

Menyadarkan bahwa aku masih ada.

Kalau semua estimasi hanya hipotesa.

Aku akan ada.

Dengan tangan agung Nya.